Kepala BP Batam: Sekolah Terintegrasi Merah Putih Jadi Investasi SDM untuk Masa Depan Batam

Terkini 25 Sep 2026 16:06 • 2 min read • 33 views • By DNMEDIA PIAN
Kepala BP Batam: Sekolah Terintegrasi Merah Putih Jadi Investasi SDM untuk Masa Depan Batam
Kepala BP Batam: Sekolah Terintegrasi Merah Putih Jadi Investasi SDM untuk Masa Depan Batam

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di kawasan Rempang bukan hanya pembangunan fasilitas pendidikan, tetapi merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Batam.

Menurut Amsakar, sekolah yang dibangun di atas lahan seluas 18,5 hektare tersebut dirancang sebagai sekolah terpadu dengan jenjang pendidikan mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Sekolah tersebut juga dirancang dengan konsep boarding school serta fasilitas pendidikan dan penunjang yang memadai. Pendidikan nantinya diberikan tanpa dipungut biaya, dengan kesempatan yang ditujukan antara lain bagi anak-anak berprestasi, keluarga prasejahtera, serta anak-anak dari kawasan Rempang dan Galang.

Amsakar menilai kehadiran sekolah ini diharapkan dapat menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak, bukan hanya untuk mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga untuk membangun karakter, mengembangkan potensi dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan.

“Kita tidak boleh terlambat mendesain pendidikan untuk anak bangsa. Sekolah ini akan menjadi sejarah, mencetak anak-anak hinterland yang akan tampil mewarnai perjalanan pembangunan Batam ke depan,” ujar Amsakar dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam mempersiapkan generasi penerus pembangunan. Karena itu, pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih diharapkan memberikan manfaat tidak hanya bagi para peserta didik, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat secara luas.

Amsakar mengajak seluruh pihak untuk mendukung proses pembangunan hingga selesai. Berdasarkan keterangan resmi BP Batam, pembangunan sarana dan prasarana sekolah tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun 2028.

“Anak-anak berprestasi, anak-anak dari keluarga prasejahtera, termasuk putra-putri Rempang dan Galang, akan mendapatkan ruang dan kesempatan untuk menempuh pendidikan di sini. Oleh sebab itu, manfaatkan peluang ini agar SDM Indonesia, khususnya Batam, bisa lebih unggul dan memiliki kompetensi yang baik,” kata Amsakar.

Dengan dimulainya pembangunan melalui prosesi groundbreaking dan pemasangan tiang pancang perdana pada Kamis, 24 September 2026, BP Batam berharap Sekolah Terintegrasi Merah Putih dapat menjadi salah satu pusat pendidikan terpadu yang memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan berkualitas.

Bagi Batam, pembangunan tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang tangguh, berkarakter, memiliki kompetensi, serta mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah dan Indonesia pada masa mendatang.

editor Redaksi (Pian)