KETUA MPR RI AHMAD MUZANI DAN HABIB SYECH BIN ABDUL QODIR ASSEGAFA RESMIKAN PONDOK PESANTREN NUR IMAN PULAU KASU

Terkini 05 Aug 2026 18:10 3 min read 50 views By Pn22
KETUA MPR RI AHMAD MUZANI DAN HABIB SYECH BIN ABDUL QODIR ASSEGAFA RESMIKAN PONDOK PESANTREN NUR IMAN PULAU KASU
KETUA MPR RI AHMAD MUZANI DAN HABIB SYECH BIN ABDUL QODIR ASSEGAFA RESMIKAN PONDOK PESANTREN NUR IMAN PULAU KASU

BATAM – Pulau Kasu Sebuah tonggak penting dalam pengembangan pendidikan Islam di wilayah pesisir Kota Batam kembali terukir. Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama ulama kharismatik Indonesia Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf meresmikan Pondok Pesantren Nur Iman Pulau Kasu, yang berlokasi di Pulau Kasu, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, pada Minggu (2/8/2026).

Peresmian tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, semarak, dan dihadiri ribuan masyarakat dari Pulau Kasu maupun daerah sekitarnya. Antusiasme warga begitu luar biasa. Sepanjang perjalanan menuju lokasi acara, Ketua MPR RI disambut dengan kibaran sekitar 2.000 bendera Merah Putih yang dibawa masyarakat sebagai simbol kecintaan terhadap bangsa sekaligus bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan yang hadir.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan penampilan hadrah, shalawat, serta doa bersama yang menambah suasana religius. Kehadiran Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat yang telah memenuhi lokasi sejak pagi hari.

Dalam sambutannya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan bahwa pembangunan pondok pesantren merupakan investasi besar dalam membangun masa depan bangsa. Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi pusat pembentukan karakter, akhlak, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan bagi generasi muda.

Ia berharap Pondok Pesantren Nur Iman Pulau Kasu mampu melahirkan generasi Qurani yang memiliki ilmu pengetahuan, akhlak mulia, cinta tanah air, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bangsa Indonesia.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan doa bersama sebagai simbol dimulainya aktivitas pendidikan di Pondok Pesantren Nur Iman Pulau Kasu.

Pesan Habib Syech: Bangun Generasi dengan Al-Qur'an dan Akhlak

Dalam tausiyahnya, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan pesantren sebagai pusat pembinaan akhlak, ilmu, dan persatuan umat.

Beliau menekankan bahwa anak-anak adalah amanah yang harus dipersiapkan menjadi generasi yang mencintai Al-Qur'an, Rasulullah SAW, serta memiliki adab yang baik kepada orang tua, guru, dan sesama manusia.

Habib Syech juga mengingatkan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas akhlak masyarakatnya. Oleh karena itu, keberadaan pondok pesantren harus menjadi tempat lahirnya generasi yang berilmu, beriman, rendah hati, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Beliau turut mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga persaudaraan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta mendukung keberlangsungan pendidikan pesantren melalui doa, perhatian, dan partisipasi bersama.

"Semoga pondok pesantren ini menjadi sumber keberkahan, melahirkan para penghafal Al-Qur'an, ulama, pemimpin yang amanah, serta generasi penerus yang mampu membawa kebaikan bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara," demikian inti pesan yang disampaikan dalam tausiyah beliau.

Peresmian Pondok Pesantren Nur Iman Pulau Kasu menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Pulau Kasu. Kehadiran lembaga pendidikan Islam ini diharapkan mampu memperkuat syiar Islam, meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan, serta menjadi pusat pembinaan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.

Acara ditutup dengan doa bersama, pembacaan shalawat, serta silaturahmi antara para tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Warga berharap Pondok Pesantren Nur Iman Pulau Kasu dapat terus berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang membanggakan Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.

Chat with us on WhatsApp